• 0821 1211 5756
  • office@badanwakafassyifa.org
  • Subang, Jawa Barat, Indonesia
Info Terbaru
Dari Rumah Kosong Menjadi Rumah Qur’an

Dari Rumah Kosong Menjadi Rumah Qur’an

Ibu Zeilan Zelila adalah pemilik rumah kosong yang memiliki ide untuk menjadikan rumahnya menjadi rumah qur’an berbentuk kost. Melalui anaknya, Normalita yang merupakan Alumni As-Syifa Boarding School, niat baiknya ini menjadi kenyataan. Norma mengajak Badan Wakaf Assyifa berkolaborasi dalam pembangunan rumah qur’an ini. Sehingga, berdirilah Rumah Qur’an (RQ) Shalahudin yang telah diresmikan pada Jumat (5/8/2025) lalu di Bandung.

“Memang dari sebelumnya, dulu punya aset di Tangerang untuk dipindah ke Bandung Barat. Saya dan almarhum suami memiliki cita-cita bisa membangun rumah wakaf agar menjadi jariyah suatu saat sudah tiada. Alhamdulillah, Norma bisa mewujudkannya. Saya merasa bahagia karena Norma bisa mewujudkan cita-cita yang diharapkan almarhum ayahandanya,” tutur Wakif/Pemilik Aset Wakaf, Zeilan Zelila.

Sebagai wakif, Ibu Zeilan tidak menuntut target tertentu kepada para santri. Namun dirinya menginginkan rumah qur’an ini juga dapat menjadi wadah untuk pembelajaran bagi anak-anak yang belum bisa membaca Al-Qur’an.

“Untuk target mungkin dilihat dari waktu luangnya itu para pemuda. Tetapi, saya melihat juga masih banyak di lingkungan masyarakat kita banyak sekali anak-anak muda dan anak-anak kecil yang masih belum bisa mengaji dan membaca Al-Qur’an. Alangkah inginnya saya jika anak-anak di sini bisa diajarkan. Jadi, rumah qur’an ini bukan hanya untuk penghuni tetapi juga bisa menebarkan kebaikan kepada masyarakat sekitar,” kata Ibu Zeilan.

Ibu Zeilan berharap adanya Rumah Qur’an Shalahudin dapat memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar.

“Dengan adanya RQ ini semoga bermanfaat untuk para penghafal qur’an dan juga untuk masyarakat sekitar. Semoga RQ ini bisa terus berjalan selamanya, terus menerus berlanjut, dan bahkan bisa memiliki cabang di tempat lainnya,” harapnya.

Sementara itu, Mahasiswa UPI Jurusan Arsitektur sebagai Fasilitator atau Mentor RQ Shalahudin, Ammar Achmad Munaji, bersyukur akhirnya rumah qur’an ini resmi didirikan.

“Alhamdulillah, setelah RQ ini diresmikan, saya merasa bahagia karena memiliki lingkungan atau yang bisa mewadahi saya sebagai penghafal qur’an bisa lebih dalam lagi memahami dan mengamalkan Al-Qur’an,” imbuhnya.

Ia berharap RQ Shalahudin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

“Semoga mahasiswa khususnya di area Bandung Barat, UPI, dan Unpas, serta masyarakat sekitar yang ingin menjadi penghafal Al-Qur’an bisa memanfaatkan RQ Shalahudin ini sebagai rumah atau tempat menghafal. Sehingga, bisa tercipta lingkungan yang islami dan qur’ani. Saya juga berharap RQ Shalahudin ini menjadi pelopor pembangunan rumah qur’an lainnya. Dengan adanya rumah qur’an ini semoga bisa melahirkan pemimpin-pemimpin dan juga penghafal qur’an yang Insyaa Allah akan menjadi kontributor untuk negara tercinta kita ini,” harap Ammar.

Dalam pembangunan Rumah Qur’an Shalahudin ini, Badan Wakaf Assyifa (BAWA) memberikan dukungan berupa dana renovasi rumah, kelengkapan isi rumah, kebutuhan santri, dan ke depan BAWA berharap dengan adanya RQ Shalahudin dapat menjadi jembatan untuk meluaskan lagi manfaat.